Kenali Faktor Penghambat Kehamilan Sejak Dini

Hadirnya buah hati dalam sebuah pernikahan, memang menjadi pelengkap kebahagiaan rumah tangga. Kehidupan Ibu dan Ayah, akan menjadi berbeda dengan adanya tawa dan ceria seorang anak. Hampir semua Ibu yang telah berumah tangga menanti akan datangnya bayi mungil yang keluar dari rahimnya.

Namun tidak jarang, kehadiran keturunan membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh di dalam kandungan Ibu. Momok ini akan selalu mengkhawatirkan bagi Ibu dan Ayah yang memang sangat merindukan menggendong bayi dalam pangkuannya. Selalu ada kecemasan menghantui akan rasa takut tak bisa hamil. Banyak kendala bisa terjadi yang menghambat hadirnya janin dalam rahim Ibu.

Walaupun faktor penyebab ketidakhamilan bukan hanya menuding ovum dan ovarium Ibu yang bermasalah, namun juga bisa berasal dari Ayah, ada faktor-faktor lain juga yang menyebabkan buah hati belum kunjung juga tumbuh di kandungan Ibu.

 

  • Sperma yang bermasalah

 

Penghambat kehamilan ini bukan berasal dari Ibu, tapi dari Ayah. Terkadang, ketika berhubungan intim, sperma yang dihasilkan Ayah begitu lambat mencapai sel telur. Ini menjadi penyebab gagalnya pembuahan yang terjadi di rahim Ibu. Ada beberapa alasan yang menyebabkan sperma pada Ayah ini bermasalah seperti stres, kebiasaan merokok, tidak seimbangnya hormon endoktrin, kelebihan berat badan, kebiasaan minum alkohol, faktor keturunan.

 

  • Menopause dini

 

Faktor ketakutan tidak bisa hamil yang lain adalah menopause dini. Dimana usia 30-40 tahun tidak bisa lagi menghasil sel telur yang matang untuk siap dibuahi. Situasi ini disebabkan oleh hormon estrogen yang diproduksi oleh Ibu sudah menurun. Beberapa penyebab Ibu yang mengalami menopause dini adalah faktor keturunan, cacat kromosom yang memang telah dibawa sejak lahir, sistem imun tubuh, pengangkatan ovarium dan akibat dari kemotrapi.

 

  • Endometriosis

 

Penyebab endrometriosis terjadi karena jaringan pembentuk dinding rongga rahim tumbuh di luar rongga rahim. Ini mengakibatkan terjadinya perekatan di dinding ovarium, sehingga menjadi penghambat sperma untuk membuahi sel telur dan menyebabkan kegagalan pelepasan sel telur yang sehat dari indung telur.

Belum bisa dipastikan penyebab terjadinya endometriosis, namun ada teori yang menyebutkan bahwa ketika menstruasi, terjadi kegagalan pengeluaran dinding rahim yang luruh. Sehingga menempel di panggul organ dalam.

 

  • Kencing nanah

 

Ketakutan tidak bisa hamil juga bisa disebabkan oleh bakteri yang menyerang alat kelamin seperti gonore atau kencing nanah. Gonore memang penyakit menular, namun penularannya hanya melalui hubungan seksual. Penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan, kerusakan hati, panggul, sakit ketika kencing. Penyebab terjadinya kencing nanah sendiri adalah hubungan intim yang tidak sehat, seperti sex oral dan sex anal. Juga yang menjadi penyebab utamanya adalah bakteri gonococcus.

 

  • Kanker

 

Penyebab yang dapat menjadi penghalang terjadinya kehamilan adalah kanker. Kanker sendiri disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh yang tidak terkontrol. Sel ini kemudian akan menyebar dan mengakibatkan terganggunya fungsi organ tubuh. Ada beberapa kanker yang mempengaruhi kehamilan yaitu kanker rahim, kanker indung telur, kanker mulut dan leher rahim.

 

  • Penggunaan lubrikan

 

Kabiasaan menggunakan pelumas intim atau lubrikan ketika berhubungan badan, juga bisa menjadi faktor penghalang kehamilan. Memilih lubrikan yang tepat pada saat berhubungan intim menjadi kunci agar penghambat kehamilan akibat dari penggunaan pelumas ini dapat dihindari. Bahan lubrikan yang tidak tepat dapat menyebabkan tingkat kadar keasaman pada vagina bisa berubah, sehingga sperma yang masuk dapat mati.

Demikian faktor yang dapat menjadi penghalang terjadinya kehamilan. Konsultasikan pada dokter kandungan jika saja salah satu dari penyebab keterlambatan hamil terjadi pada Ibu atau bisa juga mencari solusi untuk menanggulangi kusiltan hamil secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *